Kamis, 27 Februari 2014

NEO EGARIC (JAMUR DEWA)

Jamur Agaricus Blazei Murill
Jamur Agaricus Blazei Murill, atau di Indonesia dikenal dengan nama Jamur Dewa,adalah jamur yang bisa dikonsumsi oleh manusia dan memiliki banyak khasiat bagi tubuh. Bentuk dan ukurannya mirip dengan jamur barat (suung) dengan ukuran jauh lebih besar dari jamur merang dengan mahkota yang lebar jika sudah mekar. Warna bagian atas mahkotanya berwarna coklat kehitaman sedangkan bagian bawahnya berwarna putih. Warna batangnya berwarna putih kecoklatan.
Agaricus Blazei Murill sejak dahulu sudah digunakan sebagai tanaman obat oleh masyarakat Brazil. Pertama kali ditemukan di Piedade, sebuah desa kecil di Brasil yang berada di daerah hutan Atlantik dekat Sao Paolo Brazil. Secara tradisional Agaricus Blazei Murill  digunakan sebagai obat untuk penyakit-penyakit berat seperti kanker, hepatitis dan diabetes.
Karena kebiasaan masyarakat Piedade mengkonsumsi jamur ini, baik untuk tujuan konsumsi maupun untuk tujuan pengobatan, ditemukan fakta bahwa masyarakat di desa tersebut tidak pernah terjangkit penyakit berat. Mengetahui hal tersebut pada tahun 1960 Takatoshi Furumoto membawa jamur ini ke Jepang untuk dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kandungan zat yang ada pada jamur tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Agaricus Blazei Murill mampu meningkatkan sistem kekebalan alami tubuh manusia, yaitu meningkatkan aktivitas sel-sel darah putih seperti makrofag, sel dendritik, granulosit, dan sel-sel pembunuh alami lainnya. Makanya tidak heran jika Agaricus Blazei Murill mampu mencegah dan melawan berbagai penyakit berat seperti penyakit yang disebabkan oleh berbagai macam virus dan bakteri, logam berat, menunrunkan tekanan darah tinggi, menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh, melawan kanker, diabetes, hepatitis, stroke, dsb.
Karena efek terapeutiknya maka di beberapa  negara seperti Jepang, Brazil, Amerika, termasuk di Indonesia, Agaricus Blazei Murill sudah dibudidayakan, baik untuk tujuan ilmiah maupun untuk tujuan komersial

Manfaat Agaricus Blazei Murrill

Agaricus Blazei Murill atau Jamur Dewa adalah jamur yang memiliki kandungan kalori rendah dan kepadatan nutrisi yang tinggi. Agaricus Blazei Murill juga mengandung mineral, serat, vitamin dan asam amino. Pada tahun 1960, seorang peneliti Jepang bernama Takatoshi Furumoto menemukan jamur ini dan mengirimkannya ke Jepang untuk dievaluasi. Analisis menunjukkan bahwa Agaricus Blazei Murill memiliki tingkat protein dan karbohidrat yang lebih tinggi daripada kebanyakan jamur lainnya. Oleh karena itu, jamur dewa juga banyak digunakan sebagai bahan pengobatan herbal.

Mengaktifkan Sistem Kekebalan Tubuh

Salah satu keunggulan yang luar biasa dari Agaricus Blazei Murill adalah mampu mengaktifkan daya tahan tubuh secara alami dengan merangsang sistem kekebalan tubuh. Jamur ini telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi pembentukan banyak penyakit menular, yang kemungkinan besar dengan cara mengurai pertahanan. Studi tambahan di seluruh dunia telah menyepakati bahwa Agaricus Blazei Murill mampu mendukung terbentuknya sistem kekebalan tubuh. Hasil yang sangat menggembirakan berasal dari penelitian yang dilakukan oleh China Medical University. Di sana, para peneliti mengamati Agaricus Blazei Murill ekstrak mampu merangsang sistem kekebalan tubuh.

Menurunkan Kadar Gula Dalam Darah

Agaricus Blazei Murill jika dikombinasikan dengan teh hijau (Theae Folium) yang mengandung polifenol, flavonoid, dan catechins, akan bermanfaat untuk mencegah dan menstabilkan kadar gula dalam darah dan memperbaiki sel beta pankreas sehingga dapat mengaktifkan kinerja pankreas untuk menghasilkan insulin serta meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit.

Sebagai Anti Inflamasi / Peradangan

Aktivasi sistem kekebalan oleh Agaricus Blazei Murill juga memungkinkan untuk masalah peradangan. Jamur yang memiliki kandungan obat biasanya mengandung senyawa yang disebut polisakarida yang membantu memodulasi sistem kekebalan tubuh. Beta-glukan adalah jenis polisakarida, Agaricus Blazei Murill memiliki banyak kandungan tersebut. Mengkonfirmasikan resistensi Agaricus Blazei Murill sebagai anti peradangan, sebuah studi menunjukkan bahwa ekstrak jamur ini telah terbukti mengurangi peradangan setelah 12 hari.

Menetralisir Zat Kimia dalam tubuh

Kandungan Beta-glukan pada Agaricus Blazei Murill membantu memainkan peran penting dalam pertumbuhan sel-sel pelindung, yang membantu menetralisir bahan kimia dan beracun maupun detoksifikasi logam.
Tidaklah mengherankan bahwa Agaricus Blazei Murill dapat membantu menetralisir racun. Penelitian oleh Department of Gastroenterological Surgery at Ulleval University Hospital di Oslo Norwegia menunjukkan bahwa jamur ini berguna melawan beberapa infeksi bakteri yang mempengaruhi manusia.
Agaricus Blazei Murill juga berguna untuk bahan obat kanker.

Apa itu NeoAgaric?

NeoAgaric adalah produk herbal yang menggunakan jamur Agaricus Blazei Murill sebagai bahan utamanya. Dengan segala manfaat dan khasiat yang terkandung di dalam jamur yang di Indonesia dikenal dengan nama Jamur Dewa tersebut NeoAgaric memiliki manfaat dan khasiat yang sama. Dicampur dengan bahan-bahan alami yang tumbuh di Indonesia, seperti Theae Folium (teh hijau), diproses dengan teknologi tinggi, diolah menjadi bentuk serbuk, dikemas dalam kemasan filter, dan tanpa bahan pengawet, NeoAgaric memiliki citarasa yang khas yang sesuai dengan selera masyarakat Indonesia, tetapi mempunyai manfaat dan khasiat yang luar biasa untuk kesehatan.

Khasiat NeoAgaric

-          Meningkatkan sistem immunitas / kekebalan dalam tubuh (4x lebih kuat daripada ginseng).
-          Menstabilkan kadar gula dalam darah dengan memperbaiki fungsi pankreas untuk menghasilkan insulin.
-          Menurunkan tekanan darah tinggi / hipertensi.
-          Menurunkan kolesterol jahat dalam darah.
-          Mencegah tumor / kanker termasuk kanker serviks.
-          Melancarkan pencernaan dan metabolisme tubuh.
-          Memperkuat fungsi hati / liver.
-          Memperkuat kinerja ginjal.
-          Merawat jantung.
-          Mengurangi peradangan.
-          Menetralisir zat kimia dalam tubuh.
-          Memperbaiki dan membantu regenerasi sel dan jaringan yang rusak.